Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat terobosan baru dengan meresmikan program "Namu Balai Kota" yang membuka pintu kompleks perkantoran pusat ibu kota untuk bisa dikunjungi oleh masyarakat luas setiap akhir pekan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun, uji coba program ini dimulai pada akhir pekan ini dan selanjutnya akan rutin dibuka setiap hari Sabtu mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB bagi seluruh warga yang ingin berkunjung.
Melalui program tersebut, masyarakat diberikan kesempatan emas untuk mengikuti rangkaian tur keliling gedung, menikmati beragam kegiatan edukasi, pameran seni dan budaya, stan kuliner, hingga mengakses layanan publik secara langsung.
Berdasarkan analisis awak media, langkah inovatif ini menunjukkan komitmen kuat Pemprov DKI Jakarta dalam mendekatkan diri kepada warganya serta menciptakan birokrasi pemerintahan yang transparan dan terbuka.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa kompleks Balai Kota bukan sekadar pusat administrasi tempat aparatur sipil negara bertugas, melainkan saksi bisu sejarah panjang perkembangan ibu kota dari masa ke masa.
Mengutip pernyataan resmi dari Gubernur Pramono Anung, "Balai Kota bukan hanya tempat aparatur pemerintah bertugas, tetapi juga bagian dari sejarah panjang perjalanan Jakarta. Melalui Namu Balai Kota, kami ingin membuka kesempatan bagi warga untuk datang, berinteraksi, dan melihat secara langsung bagaimana pemerintah bekerja melayani kebutuhan mereka."