Aksi mencekam terjadi di kawasan Jakarta Utara ketika dua kelompok geng motor bersenjata tajam terlibat bentrokan berdarah di Jalan Lodan Raya, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, pada Kamis dini hari (8/10/2026). Peristiwa yang memecah keheningan malam sekitar pukul 03.00 WIB tersebut melibatkan aksi saling serang dari dua arah berlawanan hingga merenggut nyawa seorang pemuda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas, konvoi kendaraan roda dua tampak memenuhi badan jalan sementara para pelaku saling berhadap-hadapan dengan membawa berbagai jenis senjata tajam. Menurut analisis awak media dari tayangan tersebut, ketegangan semakin memuncak tatkala kedua kelompok maju dan mundur secara agresif sebelum akhirnya benturan fisik tak terhindarkan.
Ketua RW 02 Kelurahan Ancol, Muzaini Latif, mengungkapkan bahwa massa penyerang diduga datang dari dua jalur yang berbeda sebelum akhirnya berpapasan di lokasi kejadian. "Mungkin dari ada yang satu dari arah Pasar Ikan, yang ini dari Lodan begini, ngadu begini," ujar Muzaini saat memberikan keterangan mengenai titik temu bentrokan.
Lebih lanjut, Muzaini menyebutkan bahwa gerombolan pemuda tersebut secara terang-terangan menenteng senjata berbahaya di jalanan umum. "Udah pegang senjata, kalau lihat videonya udah pada pegang senjata, ada yang pakainya kayak model kayak-kayak celurit itu ada juga itu," tambahnya.
Akibat aksi brutal tersebut, seorang pemuda bernama Ainun (24) harus meregang nyawa setelah mengalami luka bacok parah di beberapa bagian tubuhnya. Berdasarkan laporan medis, korban menderita luka robek sepanjang kurang lebih 7 sentimeter di bahu kanan atas serta luka sepanjang 9 sentimeter di punggung kanan bagian atas.
Rekan-rekan korban sempat melarikan Ainun ke Rumah Sakit Tarakan guna mendapatkan pertolongan darurat secepat mungkin. Namun, takdir berkata lain, sebab nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.40 WIB akibat luka-luka serius yang dideritanya.
Menanggapi insiden berdarah ini, jajaran Polsek Pademangan bergerak cepat dengan mengumpulkan sejumlah alat bukti serta memeriksa para saksi di sekitar tempat kejadian perkara. Petugas kepolisian juga tengah menganalisis rekaman kamera pengawas atau CCTV guna memburu para pelaku yang terlibat dalam tawuran maut tersebut.