Suasana tegang mendadak menyelimuti kawasan perlintasan sebidang antara Stasiun Bekasi dan Stasiun Tambun setelah sebuah truk box terjebak dan berhenti dalam posisi melintang di atas jalur rel pada Senin malam. Berdasarkan analisis tim redaksi, insiden yang terjadi sekitar pukul 19.12 WIB ini langsung memicu reaksi panik dari para penumpang kereta yang berada di sekitar lokasi kejadian hingga berhamburan keluar gerbong demi menghindari potensi bahaya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan resmi pihak berwenang, gangguan bermula ketika roda kendaraan pengangkut tersebut mengalami selip saat mencoba menyeberang. Posisi truk yang melintang akhirnya menutup total dua jalur rel aktif, membuat laju rangkaian kereta dari arah Stasiun Cikarang maupun Stasiun Bekasi lumpuh seketika dan terpaksa dihentikan demi alasan keselamatan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa penghentian perjalanan dari kedua arah memang harus segera diambil. "Akibatnya, posisi truk melintang di kedua jalur rel sehingga perjalanan kereta api dari arah Stasiun Cikarang maupun Stasiun Bekasi untuk sementara tidak dapat melintas," ungkap Karina.
Menanggapi laporan darurat dari petugas JPL Nomor 86, tim evakuasi dari Stasiun Bekasi Timur langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mempercepat proses pemindahan kendaraan. Petugas bekerja cepat memastikan agar bodi truk dapat segera disingkirkan dari jalur lintasan utama.
Berkat kesigapan petugas gabungan di lapangan, proses evakuasi akhirnya tuntas dalam waktu singkat. Setelah memastikan struktur rel steril dan aman dari sisa-sisa hambatan, jalur kembali dibuka dan dapat dilalui kereta pada pukul 19.22 WIB, mengakhiri ketegangan yang berlangsung selama kurang lebih 10 menit.