Singapore Post atau SingPost secara resmi mengumumkan uji coba penggunaan perangko digital untuk pengiriman surat domestik selama kurun waktu enam terhitung mulai pekan ini. Berdasarkan laporan dari awak media, inovasi layanan pos berbasis aplikasi ponsel ini diklaim sebagai yang pertama kali diterapkan di kawasan Asia untuk memberikan alternatif pembayaran prangko yang jauh lebih fleksibel bagi masyarakat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan penjelasan resmi dari pihak perusahaan, pelanggan cukup membeli perangko digital melalui aplikasi seluler SingPost yang kemudian akan memberikan kode unik untuk setiap pembelian. Kode unik tersebut selanjutnya dituliskan secara manual menggunakan pena berwarna biru tua atau hitam pada pojok kanan atas amplop surat sehingga pengguna tidak lagi memerlukan label atau stempel fisik.
Dalam masa uji coba yang berlangsung selama enam bulan ini, pihak SingPost menetapkan bahwa perangko digital tersebut hanya dapat digunakan secara khusus untuk pengiriman surat domestik dasar. Kategori pengiriman yang didukung meliputi surat biasa, kartu pos, serta berbagai item kertas tercetak yang dikemas menggunakan amplop kertas konvensional.
Dari analisis tim redaksi, langkah inovatif ini diambil sebagai respons adaptif terhadap tingginya penetrasi layanan digital di tengah masyarakat perkotaan Singapura yang mengutamakan kepraktisan. Kepala Pengalaman Pelanggan SingPost, Gan Heng, menyatakan bahwa inisiatif ini dirancang untuk memudahkan warga mengirim surat tanpa harus repot keluar lingkungan tempat tinggal mereka.
Sebagai bagian dari penawaran promosi selama periode uji coba, SingPost menyediakan paket berisi lima perangko digital seharga satu dolar Singapura untuk kategori surat reguler standar. Sementara itu, untuk kategori surat standar berukuran besar, satu paket berisi lima perangko digital dibanderol dengan harga satu setengah dolar Singapura.
Seluruh perangko digital yang dibeli oleh masyarakat selama masa uji coba ini dipastikan memiliki masa berlaku hingga enam April tahun depan. Inisiatif modernisasi layanan pos ini juga berjalan beriringan dengan perluasan program inisiatif pos blok perumahan yang telah menjangkau lebih dari 20.000 bangunan di seluruh wilayah Singapura.