Kecelakaan lalu lintas kembali mencuri perhatian publik setelah melibatkan seorang pengendara di bawah umur. Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial DES dilaporkan mengendarai sepeda motor gede atau moge merek Kawasaki dan terlibat tabrakan dengan pengemudi ojek online di kawasan Senayan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi di Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 26 September 2026. Peristiwa bermula ketika pengemudi ojek online berinisial HS yang berusia 64 tahun berniat untuk melakukan putar arah setelah melaju dari arah selatan.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan bahwa benturan tak terhindarkan karena pengendara moge diduga melaju dalam kecepatan tinggi. Akibat laju kendaraan yang terlalu kencang, remaja tersebut gagal mengantisipasi kendaraan di depannya yang sedang berputar arah.
Berdasarkan analisis awak media, kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak di bawah umur yang belum memiliki surat izin mengemudi namun sudah memegang kendaraan berkapasitas mesin besar. Kendaraan berkecepatan tinggi di jalan raya perkotaan menuntut refleks matang yang kerap belum dimiliki pengemudi usia belia.
Akibat tabrakan keras tersebut, ketiga korban yang terdiri dari pengemudi ojol, penumpangnya, serta sang pelajar mengalami sejumlah luka-luka. Korban HS menderita luka pada bagian tangan, mulut, serta memar di kaki, sementara penumpang ojol berinisial SAPW mengalami luka kepala dan memar pinggang.
Sementara itu, remaja berinisial DES juga mengalami luka-luka di bagian kaki, tangan, bahu kanan, serta memar pada pinggang. Seluruh korban langsung dilarikan ke RSAL Mintoharjo untuk mendapatkan penanganan medis intensif, sementara kendaraan yang terlibat telah dievakuasi oleh pihak berwenang guna penyelidikan lebih lanjut.