Loading
Bandar Bola Kabayan News Jakarta Bandar Bola Kabayan News Jakarta
/home / teknologi / Michael Burry Borong Saham Diskon,...
TEKNOLOGI

Michael Burry Borong Saham Diskon, Pertebal Posisi Jual AI

By Redaksi Kabayan News Jakarta • 2 min read • 27 September 2026
Grafik pergerakan pasar saham dan investasi teknologi

Grafik pergerakan pasar saham dan investasi teknologi

Di tengah euforia pasar saham yang terus mencetak rekor tertinggi baru, langkah kontrarian kembali diambil oleh investor legendaris yang populer lewat film "The Big Short", yaitu Michael Burry. Melalui unggahan terbarunya, ia secara terbuka menilai bahwa bursa saham NASDAQ saat ini berada dalam posisi yang terlalu tinggi dan menghadapi risiko valuasi yang tidak masuk akal.

Berdasarkan analisis tim redaksi, pandangan pesimistis tersebut mendorong Burry untuk memperbesar posisi jual atau short terhadap sejumlah emiten teknologi dan kecerdasan buatan. Beberapa nama besar yang menjadi target taruhannya meliputi Micron, iShares Semiconductor ETF, Nebius Group, hingga penyedia perangkat lunak Palantir.

Inti dari tesis bearish yang dibangun oleh Burry adalah keyakinannya bahwa industri semikonduktor akan kembali jatuh ke dalam siklus klasik dari puncak ke jurang kehancuran akibat kelebihan pasokan cip. "Selama dua tahun ke depan kekurangan pasokan ini akan sirna seiring peningkatan produksi dan sektor memori mengalami siklus penurunan lagi," tulisnya dalam analisis tersebut.

Meskipun gencar memasang posisi jual pada sektor teknologi, Burry ternyata tidak sepenuhnya meninggalkan pasar modal karena ia justru memborong sejumlah saham di luar sektor kecerdasan buatan yang harganya telah jatuh tajam. Berdasarkan laporan portofolionya, ia memborong penuh saham-saham seperti distributor QXO, Sprouts Farmers Market, Build-A-Bear, Birkenstock, hingga Mercado-Libre yang mengalami koreksi double digit sepanjang tahun ini.

Langkah strategis yang diambil oleh Burry turut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh keuangan terkemuka lainnya yang melihat adanya gelembung nilai pada aset-aset berbasis kecerdasan buatan. Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa koreksi pasar yang signifikan bisa terjadi kapan saja apabila ekspektasi laba perusahaan teknologi gagal memenuhi target fantastis dari para pelaku pasar.

Topics
michael burry pasar saham kecerdasan buatan investasi nasdaq teknologi ekonomi global
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News Jakarta adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas seputar Jakarta dan sekitarnya.