Suasana duka menyelimuti persiapan akhir di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, jelang proses persemayaman terakhir tokoh bangsa Guruh Soekarnoputra pada Sabtu. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, para pekerja tampak sigap mendirikan tenda berwarna putih serta merapikan area liang lahat yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut keterangan dari Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung selepas salat Zuhur. Sebagaimana dilaporkan, keputusan tempat pemakaman ini diambil sesuai dengan pesan semasa hidup almarhum yang menghendaki lokasi peristirahatan terakhirnya berada di area publik yang penuh sejarah bagi keluarga besar Bung Karno.
Mengutip laporan dari Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, lokasi liang lahat Guruh dipastikan berada tepat di samping makam ibundanya tercinta, Fatmawati. Berdasarkan analisis awak media, kehadiran sejumlah tokoh penting serta pengamanan dari Satgas Cakrabirawa di sekitar area pemakaman menunjukkan penghormatan mendalam atas jasa-jasa besar almarhum bagi dunia seni dan kebudayaan Indonesia.
Guruh Soekarnoputra yang lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953 menghembuskan napas terakhirnya di usia 73 tahun pada Sabtu pagi di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Dari analisis pengamatan tim redaksi, kepergian seniman multitalenta yang sejak usia lima tahun telah mendalami seni tari tradisional Nusantara ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia yang mengenang dedikasinya pada kebudayaan bangsa.