Misteri hilangnya rombongan kapal yang membawa awak media untuk meliput aktivitas vulkanik mulai menemui titik terang setelah tim gabungan berhasil menemukan salah satu korban. Berdasarkan laporan yang dihimpun, jasad seorang anak buah kapal bernama Surakman ditemukan terdampar di kawasan Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, setelah sempat hilang kontak selama beberapa hari di tengah perairan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, penemuan jasad tersebut bermula dari informasi warga setempat yang menemukannya di pesisir pulau pada hari Sabtu. Mengingat kondisi jenazah yang belum dikenali saat itu, warga setempat sempat melakukan proses pemakaman sementara pada malam hari demi alasan kemanusiaan sebelum aparat kepolisian turun tangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri kemudian bergerak cepat dengan mengambil sampel biologis untuk melakukan uji laboratorium secara mendalam. Dari hasil pencocokan profil DNA yang dilakukan secara teliti, terungkap bahwa jenazah Mr. X tersebut secara genetik identik dan merupakan ayah biologis dari pihak keluarga korban yang terus menunggu kabar kepastian di Banten.
Berdasarkan analisis awak media, peristiwa tragis ini kembali mengingatkan publik akan tingginya risiko serta bahaya yang harus dihadapi oleh para pekerja media dan awak kapal saat meliput bencana alam ekstrem. Pihak kepolisian menyatakan bahwa seluruh proses pemulangan jenazah korban ke daerah asal akan segera diselesaikan agar dapat dikebumikan kembali secara layak oleh pihak keluarga.