Loading
Bandar Bola Kabayan News Jakarta Bandar Bola Kabayan News Jakarta
/home / berita / Prediksi Tom Lee, Inflasi AS Anjlok...
BERITA

Prediksi Tom Lee, Inflasi AS Anjlok Bikin Investor Cuan Besar

By Adnan Umar Alghofari • 2 min read • 26 September 2026
Grafik pergerakan pasar saham dan proyeksi inflasi AS oleh Tom Lee

Grafik pergerakan pasar saham dan proyeksi inflasi AS oleh Tom Lee

Kabar baik bagi para investor yang selama ini dihantui oleh ketidakpastian lonjakan harga. Salah satu analis paling vokal di Wall Street, Tom Lee, mengeluarkan proyeksi berani bahwa inflasi di Amerika Serikat dipastikan akan segera mengalami penurunan signifikan dalam waktu dekat.

Dalam sebuah wawancara khusus di program Closing Bell stasiun televisi CNBC, salah satu pendiri Fundstrat Global Advisors tersebut meyakini bahwa probabilitas penurunan angka inflasi dalam enam bulan ke depan berada di level yang sangat tinggi.

"Saya pikir probabilitasnya sangat tinggi. Inflasi akan turun," ujar Tom Lee dalam wawancaranya, sebagaimana dilaporkan oleh media finansial internasional.

Menurut analisis Tom Lee, tren penurunan ini tidak terjadi karena kebijakan suku bunga agresif dari bank sentral The Federal Reserve, melainkan buah dari kebijakan ekonomi yang saat ini sudah berjalan di pasar. Sejumlah faktor pendorong inflasi masa lalu seperti tarif perdagangan, biaya memori digital, hingga biaya portofolio pasar saham mulai menunjukkan pelemahan.

Selain itu, perubahan metodologi perhitungan yang dilakukan oleh pemerintah diprediksi mampu mereduksi angka inflasi secara statistik dari kisaran 3,4 persen menuju angka 3 persen. Meskipun demikian, pandangan optimistis ini tetap memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat ekonomi mengingat posisi The Fed yang masih bersikap hati-hati terhadap pergerakan harga komoditas.

Dari sudut pandang pengamatan tim redaksi, proyeksi optimis ini memberikan secercah harapan bagi pasar saham global yang kerap tertekan sentimen suku bunga tinggi. Apabila prediksi penurunan inflasi benar-benar terwujud, The Fed diprediksi bakal melonggarkan kebijakan moneternya sehingga memberikan ruang napas yang lebih lega bagi pergerakan indeks saham.

Bagi para investor yang ingin mengamankan portofolio di tengah dinamika pasar saat ini, berbagai strategi perlindungan aset mulai dari diversifikasi ke instrumen logam mulia hingga pendampingan penasihat keuangan profesional dapat menjadi opsi rasional guna menghadapi segala kemungkinan tren ekonomi ke depan.

Topics
inflasi tom lee amerika serikat pasar saham investasi ekonomi keuangan
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Adnan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu ekonomi, bisnis, dan keuangan di Jakarta. Lulusan Universitas Padjadjaran (UNPAD), ia menyajikan berita ekonomi yang mudah dipahami namun tetap mendalam. Liputannya mencakup kebijakan fiskal, pasar modal, UMKM, dan perkembangan ekonomi digital di Ibu Kota.