Perumda Pasar Jaya langsung bergerak cepat menyusul insiden kebakaran yang melanda dua unit kios di Pasar Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa yang terjadi pada Minggu malam tersebut menjadi momentum penting bagi pengelola untuk mempercepat rencana revitalisasi pasar yang telah beroperasi sejak puluhan tahun lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api muncul sekitar pukul 21.35 WIB ketika petugas keamanan tengah melakukan patroli rutin di area pasar. Berkat kesigapan petugas keamanan bersama para pedagang yang menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR, api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas.
Manager Komunikasi Korporasi dan Protokoler Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menyatakan bahwa kejadian ini memperkuat urgensi pembaruan infrastruktur secara menyeluruh. "Peristiwa ini semakin memperkuat urgensi rencana revitalisasi menyeluruh guna menghadirkan infrastruktur pasar yang lebih aman, modern, dan layak bagi seluruh pihak," ungkap Topik dalam keterangannya.
Dari hasil pengamatan dan analisis tim redaksi, insiden kebakaran di pasar tradisional memang sering kali dipicu oleh instalasi listrik yang sudah tua serta usia bangunan yang menua. Mengingat Pasar Serdang telah berdiri sejak tahun 1976 dan hak pemakaian bangunannya sudah berakhir sejak 2015, langkah revitalisasi dinilai sudah sangat mendesak demi kenyamanan serta keselamatan pedagang maupun pengunjung.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. Kendati demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden ini, sementara aktivitas perdagangan secara bertahap diharapkan dapat kembali normal sambil menunggu kepastian proyek penataan ulang pasar.