Pemerintah Amerika Serikat kembali memperketat tekanan hukum terhadap lingkaran kekuasaan tertinggi di Venezuela. Berdasarkan laporan terbaru, otoritas hukum AS resmi memasukka dakwaan baru terkait kasus penyiksaan dan penganiayaan tahanan terhadap mantan presiden Nicolás Maduro beserta sang istri, Cilia Flores.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mengutip laporan dari berbagai sumber internasional, pasangan suami istri tersebut dituduh terlibat secara langsung dalam sistem kekejaman dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap para tahanan politik di negara tersebut. Langkah hukum ini menambah daftar panjang ketegangan diplomatik yang melibatkan Washington dan Caracas dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan analisis awak media, langkah agresif yang diambil oleh pihak Amerika Serikat ini diprediksi akan semakin mengisolasi posisi politik Nicolás Maduro di kancah global. Tekanan internasional yang masif dinilai bakal mempersempit ruang gerak serta melemahkan legitimasi kekuasaan yang selama ini dipertahankannya dengan penuh kontroversi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi ataupun pembelaan hukum secara terperinci dari pihak Nicolás Maduro maupun Cilia Flores terkait tuduhan serius yang dilayangkan oleh pengadilan Amerika Serikat tersebut.