Loading
Bandar Bola Kabayan News Jakarta Bandar Bola Kabayan News Jakarta
/home / berita / Dana Pensiun AS Terancam, Social...
BERITA

Dana Pensiun AS Terancam, Social Security Hadapi Potongan 26 Persen

By Adnan Umar Alghofari • 2 min read • 18 September 2026
Ilustrasi dokumen keuangan Social Security Amerika Serikat dan dana pensiun

Ilustrasi dokumen keuangan Social Security Amerika Serikat dan dana pensiun

Sistem jaminan sosial Amerika Serikat atau Social Security kembali menjadi sorotan publik setelah Congressional Budget Office merilis proyeksi keuangan terbarunya. Berdasarkan laporan tersebut, dana pensiun nasional ini diprediksi mengalami penipisan cadangan yang berujung pada pemotongan manfaat hingga 26 persen bagi para penerimanya pada akhir tahun 2032.

Berdasarkan analisis tim redaksi, kekhawatiran publik kerap disalahartikan sebagai kebangkrutan total dari program tersebut. Padahal, meski dana cadangan atau trust fund habis, pemasukan dari pajak gaji pekerja Amerika Serikat akan terus mengalir ke dalam sistem setiap bulannya.

Menurut penjelasan dari Roosevelt Institute, dana yang terkumpul dari pemotongan gaji pekerja dan pemberi kerja sebesar 12,4 persen secara total tetap dibayarkan kepada para pensiun yang memenuhi syarat. Namun, arus kas tersebut dipastikan tidak akan mencukupi pembayaran penuh tanpa adanya intervensi kebijakan dari pemerintah.

Sebagaimana dilaporkan dalam studi terbaru, rasio antara pekerja aktif dan penerima manfaat mengalami penurunan drastis dari masa ke masa akibat penambahan usia harapan hidup dan gelombang pensiun generasi baby boomers. Jika pada tahun 1960 terdapat 5,1 pekerja untuk setiap satu penerima, angka tersebut merosot tajam menjadi hanya 2,7 pekerja pada tahun 2024.

Mengutip laporan American Academy of Actuaries, pemulihan stabilitas keuangan program ini dapat ditempuh melalui dua opsi utama atau kombinasi keduanya. Pemerintah Amerika Serikat harus segera memilih antara menaikkan tarif pajak pekerja secara menyeluruh atau melakukan penyesuaian dan pengurangan biaya manfaat pensiun.

Topics
social security cbo amerika serikat pensiun ekonomi keuangan pajak
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Adnan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu ekonomi, bisnis, dan keuangan di Jakarta. Lulusan Universitas Padjadjaran (UNPAD), ia menyajikan berita ekonomi yang mudah dipahami namun tetap mendalam. Liputannya mencakup kebijakan fiskal, pasar modal, UMKM, dan perkembangan ekonomi digital di Ibu Kota.