Pemerintah dan petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menangani musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (27/9/2026). Peristiwa yang menghanguskan puluhan bangunan semi permanen ini sempat memicu kepanikan warga sekitar sejak pagi hari.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, insiden di kawasan padat penduduk kembali menguji kesigapan dan kecepatan respons unit penanggulangan kebakaran di ibu kota. Tantangan geografis serta akses lingkungan yang sempit sering kali menjadi ujian tersendiri bagi petugas di lapangan dalam menjinakkan si jago merah.
Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Utara, Idrisman, mengungkapkan bahwa proses pemadaman sempat menemui hambatan teknis yang cukup berarti. Menurut pengamatan awak media, kendala utama yang dihadapi petugas di lokasi kejadian adalah jarak sumber air bersih yang terlampau jauh dari titik pusat kobaran api.
"Kendalanya satu, sumber air cukup jauh di Jalan R.E. Martadinata, kebakarannya di RW 09 Kampung Muka," ujar Idrisman saat memberikan keterangan resmi di lokasi kejadian.
Meski dihadapkan pada kendala sulitnya pasokan air, sebanyak 19 unit mobil pemadam yang didukung oleh 95 personel gabungan dari Jakarta Utara, Jakarta Pusat, serta Jakarta Barat tetap bahu-membahu mengendalikan situasi. Berkat kerja keras tersebut, api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke pemukiman warga lainnya.
Berdasarkan laporan akhir di lapangan, objek yang terbakar meliputi 11 bangunan kontrakan dua lantai atau sekitar 22 pintu unit kontrakan. Proses pendinginan dinyatakan tuntas pada pukul 10.41 WIB tanpa adanya laporan korban jiwa dalam insiden membahayakan tersebut.