Sebuah mobil ambulans yang tengah mengemban misi kemanusiaan mengantar jenazah dari Jakarta menuju Purworejo mendadak mengalami insiden nahas di tengah perjalanan. Berdasarkan laporan yang dihimpun, kendaraan darurat berjenis Daihatsu Luxio bernomor polisi B 1928 DFW tersebut mengalami kecelakaan tunggal setelah gagal berbelok di jalur rawan. Mobil yang dikemudikan oleh M. Al Gibran Koesmana itu justru melaju lurus hingga terjatuh ke dalam parit dan menghantam batu besar di tepi jalan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Peristiwa mencekam ini terjadi di ruas Jalan Raya Dusun Bayeman Lor, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.15 WIB. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kondisi medan jalan di lokasi kejadian memang dikenal cukup menantang karena memiliki kontur menurun tajam sekaligus berkelok. Faktor alam seperti cuaca gerimis serta kabut tebal yang menyelimuti kawasan tersebut diduga turut memperburuk jarak pandang pengemudi saat melintas di jalur maut tersebut.
Pihak kepolisian yang menerima laporan darurat melalui layanan Call Center 110 langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara. Kapolsek Karangreja AKP Arisno membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan pembawa jenazah yang datang dari arah Pemalang menuju Purbalingga tersebut. "Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar jam 04.15 WIB, Mobil masuk ke parit dan menabrak batu besar di tepi jalan," ujar Arisno memberikan keterangan resminya.
Berdasarkan analisis awak media, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi atau mengalami disorientasi akibat pandangan yang terbatas tertutup kabut tebal di jalur turunan tajam. Kendaraan yang seharusnya mengikuti arah tikungan ke kanan malah meluncur lurus keluar dari badan jalan hingga akhirnya membentur batu berukuran besar di dalam parit. Beruntung, insiden ini segera ditangani oleh jajaran kepolisian setempat guna memastikan proses evakuasi kendaraan beserta jenazah yang dibawanya dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.