Proyek transportasi lintas batas Johor Bahru-Singapura atau yang dikenal sebagai RTS Link dipastikan mengalami penundaan jadwal operasional dari target awal akhir tahun ini menjadi bulan Februari tahun depan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan media, penundaan tersebut diambil guna memberikan waktu lebih bagi proses pengujian sistem, perolehan sertifikasi keselamatan independen, serta pemenuhan berbagai perizinan regulasi.
Meskipun demikian, sejumlah pakar transportasi memperingatkan bahwa pembukaan yang berdekatan dengan momen libur besar seperti Imlek dan Hari Raya Puasa berpotensi memicu lonjakan kerumunan yang menguji sistem manajemen stasiun.
Menurut Profesor Lee Der-Horng dari Singapore’s Academy of Engineering, seluruh alur perjalanan penumpang termasuk proses imigrasi dan tiket harus diuji secara menyeluruh dalam kondisi puncak agar tidak terjadi penumpukan antrean di stasiun.
Mengutip analisis dari awak media, kehadiran infrastruktur baru ini tetap dinilai sangat krusial untuk mengurai tingginya permintaan mobilitas warga, meskipun operator diingatkan agar memprioritaskan kestabilan layanan demi kenyamanan publik.