Ajang balap mobil bergengsi Formula 1 kembali menyapa para penggemar di Malaysia setelah absen selama sembilan tahun. Sirkuit Internasional Sepang ditunjuk menjadi tuan rumah dadakan setelah balapan asli di Bahrain terpaksa dipindah akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kendati antusiasme penonton sangat tinggi untuk menyaksikan kembalinya ajang jet darat ini, hari pertama latihan bebas pada Jumat justru diwarnai kekacauan di luar lintasan. Berdasarkan laporan dari berbagai media lokal, ribuan penonton mengeluhkan antrean panjang shuttle bus serta buruknya manajemen pengaturan kerumunan di area sirkuit.
Sejumlah penonton bahkan harus menunggu hingga lebih dari tiga jam hanya untuk mendapatkan bus pengumpan sepulang dari sirkuit. Situasi yang tidak terorganisir ini membuat sebagian penonton terpaksa berjalan kaki sejauh beberapa kilometer menyusuri jalan raya utama demi keluar dari kawasan Sepang.
Menurut analisis dari awak media, insiden ini menyoroti kurangnya kesiapan pihak penyelenggara dalam mengantisipasi lonjakan penonton yang memadati area sirkuit. Arus lalu lintas yang padat serta minimnya rambu petunjuk dan jalur antrean yang jelas semakin memperparah kekacauan di hari pertama penyelenggaraan.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak pengelola Sirkuit Internasional Sepang langsung mengambil tindakan cepat dengan menggandeng pihak kepolisian serta operator transportasi untuk memperbaiki sistem pengamanan dan manajemen jalur bus. Berdasarkan laporan lanjutan, situasi antrean pada hari berikutnya dilaporkan sudah jauh lebih tertib dan lancar.