Loading
Bandar Bola Kabayan News Jakarta Bandar Bola Kabayan News Jakarta
/home / olahraga / Nike Lakukan PHK Massal, Penjualan...
OLAHRAGA

Nike Lakukan PHK Massal, Penjualan Anjlok Parah di China

By Redaksi Kabayan News Jakarta • 2 min read • 2 Oktober 2025
Toko Nike di New York City

Toko Nike di New York City

Raksasa pakaian olahraga global Nike kembali mengambil langkah drastis demi menyelamatkan bisnisnya dari keterpurukan. Di bawah kepemimpinan CEO Elliott Hill, perusahaan asal Amerika Serikat ini resmi mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja atau PHK massal serta perombakan struktur organisasi secara besar-besaran.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Nike mencatatkan penurunan penjualan kuartal pertama sebesar 4 persen menjadi 11,21 miliar dolar AS. Angka tersebut meleset dari ekspektasi rata-rata para analis pasar yang sebelumnya mematok angka di kisaran 11,32 miliar dolar AS, memicu kekhawatiran investor global.

Pasar China yang selama ini menjadi mesin pencetak laba utama justru mengalami pelemahan signifikan. Penjualan di wilayah tersebut tercatat ambruk hingga 26 persen dan menandai penurunan selama sembilan kuartal berturut-turut akibat ketatnya persaingan dengan jenama lokal.

Menanggapi kondisi pelik ini, Elliott Hill menyatakan bahwa pemulihan lini bisnis yang melemah membutuhkan waktu yang tidak sebentar. "Our Nike performance business is not yet large enough to offset the pressure we're seeing in Nike sportswear, Jordan brand, and Greater China," ujarnya dalam panggilan telepon usai pengumuman laporan keuangan.

Sebagai bagian dari strategi penyelamatan, Nike bakal memangkas jumlah posisi pekerjaan dan menyederhanakan wilayah operasional global menjadi tiga kawasan utama saja. Perusahaan juga berencana mendirikan kampus baru di India guna memperkuat kapabilitas serta menjaring talenta berbakat.

Program restrukturisasi ini diproyeksikan mampu mendatangkan penghematan hingga 2,5 miliar dolar AS hingga tahun fiskal 2031 mendatang. Kendati demikian, pihak manajemen belum merinci jumlah pasti karyawan yang akan terkena dampak dan baru akan mulai memberikan pemberitahuan resmi kepada pegawai pada tahun 2027.

Sejumlah pengamat pasar menilai langkah restrukturisasi ini menunjukkan bahwa model bisnis Nike saat ini sudah tidak lagi relevan dengan dinamika industri modern. "There is nothing inherently wrong with the restructuring plans, but they do suggest that Nike's current model is not really fit for purpose," ungkap Neil Saunders selaku Managing Director GlobalData.

Selain persoalan internal dan pasar China, tantangan berat turut membayangi setelah bintang sepak bola Prancis Kylian Mbappe memutuskan mengakhiri kerja sama dua dekade dengan Nike. Mengutip analisis awak media, kombinasi masalah inovasi produk dan pergeseran preferensi konsumen menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera diselesaikan oleh manajemen baru.

Topics
nike phk elliott hill bisnis ekonomi global china olahraga pasar saham
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News Jakarta adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas seputar Jakarta dan sekitarnya.