Operasi pencarian korban tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa kembali membuahkan hasil signifikan setelah tim penyelam gabungan merangsek masuk ke dalam bangkai kapal yang berada di dasar laut pada Kamis (24/9/2026). Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, operasi penyelaman hari ini berhasil menemukan tambahan belasan jasad yang terjebak di dalam lambung kapal nahas tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kepala Basarnas M. Syafii memaparkan bahwa dari operasi penyelaman intensif hari ini, tim berhasil mengevakuasi sebanyak 14 korban jiwa sekaligus menambah daftar panjang korban yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan. "Terdiri dari 108 orang selamat, 42 meninggal dunia. Sementara itu, 93 orang masih dalam pencarian," ujar Syafii dalam keterangannya mengenai perkembangan data terbaru korban.
Dalam menjalankan misi penyelaman yang penuh tantangan ini, Basarnas mengerahkan pasukan khusus Basarnas Special Group (BSG) yang berkolaborasi erat dengan para penyelam andal dari TNI AL serta unsur potensi SAR lainnya. Dari analisis awak media, penggunaan metode penyelaman langsung ke dalam bangkai kapal menjadi kunci utama penemuan sebagian besar korban yang posisinya terjebak di dalam ruangan kapal.
Seluruh korban yang berhasil ditemukan pada hari ini langsung diterbangkan menggunakan helikopter Basarnas HR-3604 serta helikopter Panther milik TNI AL menuju posko utama SAR di Banjarmasin. Setibanya di posko evakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak berwenang guna menjalani proses identifikasi lanjutan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
Menanggapi masih banyaknya korban yang belum ditemukan, pihak Basarnas memastikan bahwa operasi pencarian tidak akan berhenti dalam waktu dekat dan akan terus dimaksimalkan hingga beberapa hari ke depan. Fokus utama tim SAR gabungan saat ini tetap diarahkan pada penyisiran ketat di dalam badan kapal untuk menuntaskan evakuasi seluruh korban yang masih hilang.