Pewarta Foto Indonesia melayangkan desakan tegas kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan serta tim SAR gabungan TNI dan Polri agar segera mengaktifkan kembali operasi pencarian. Desakan ini mengemuka setelah adanya petunjuk baru yang krusial berupa penemuan jasad salah satu anak buah kapal di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, yang telah terkonfirmasi identitasnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, penemuan jasad ABK bernama Surakman tersebut menjadi titik terang yang mematahkan kebuntuan setelah operasi penyelamatan resmi dihentikan sebelumnya. Berdasarkan laporan, kapal speedboat Arupadhatu I sebelumnya mengangkut delapan orang termasuk lima jurnalis foto yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, menegaskan bahwa penemuan bukti fisik ini harus menjadi landasan kuat bagi negara untuk mengerahkan kembali armada pencariannya. Menurut PFI, komitmen otoritas SAR sebelumnya menyatakan bahwa operasi dapat dibuka kembali secara otomatis jika ditemukan petunjuk baru yang valid mengenai keberadaan para korban.
Adapun lima jurnalis foto yang masih dalam pencarian intensif meliputi Yudistiro Pranoto dari iNews, Donal Husni selaku jurnalis lepas, Arie Basuki dari Merdeka.com, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, serta Muhammad Bagus Khoirunas dari LKBN Antara. Keluarga korban bersama seluruh elemen organisasi profesi terus menaruh harapan besar agar operasi lanjutan ini segera membuahkan hasil nyata.