Merencanakan masa tua tentu membutuhkan strategi matang karena tidak ada satu angka pasti yang menjadi standar kecukupan finansial setiap individu. Sebagaimana dilaporkan dalam analisis data keuangan terbaru, masyarakat Amerika Serikat memasuki masa senja mereka dengan jumlah portofolio yang sangat beragam, mulai dari tanpa tabungan hingga mencapai jutaan dolar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mengutip laporan dari Congressional Research Service berdasarkan Survey of Consumer Finances milik Federal Reserve, hampir 46 persen rumah tangga di AS tercatat tidak memiliki rekening tabungan pensiun sama sekali. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kondisi ini kerap terjadi karena sebagian orang belum menemukan celah anggaran yang tepat untuk mulai menyisihkan uang di tengah kebutuhan harian yang mendesak.
Kendati demikian, memulai langkah finansial dari titik nol bukanlah hal yang mustahil dilakukan berkat kehadiran berbagai inovasi teknologi finansial saat kemudahan berinvestasi semakin terbuka lebar. Menurut awak media, pemanfaatan aplikasi mikro-investasi yang otomatis mengalokasikan sisa uang belanja mampu membantu masyarakat membangun kebiasaan finansial yang sehat secara perlahan namun konsisten.
Memasuki level berikutnya, sekitar 30 persen rumah tangga memiliki tabungan pensiun sebesar seratus ribu dolar atau kurang, dengan angka median yang menunjukkan keseimbangan portofolio di kisaran yang lebih terjangkau. Berdasarkan analisis para ahli, memiliki dana cadangan tunai yang likuid sangat penting guna mengantisipasi pengeluaran darurat tanpa harus mengorbankan aset investasi jangka panjang.
Pencapaian level kekayaan yang lebih tinggi berada pada kisaran ratusan ribu hingga satu juta dolar yang dimiliki oleh sebagian kecil masyarakat dengan persentase yang jauh lebih kompetitif di tingkat rumah tangga. Menurut pengamatan finansial, jumlah tabungan yang semakin besar tentu menuntut ketelitian lebih dalam mengelola risiko portofolio agar hasil akhir masa pensiun tetap terjaga secara optimal.