Pasar kecerdasan buatan atau AI kembali diguncang oleh ketidakpastian baru menyusul langkah drastis yang diambil oleh raksasa teknologi Oracle. Perusahaan tersebut dilaporkan melayangkan pemberitahuan force majeure untuk fasilitas pusat data berkapasitas 2,45 gigawatt di Doña Ana County, New Mexico, yang dikenal sebagai Project Jupiter.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Proyek ambisius ini memegang peranan penting karena terhubung langsung dengan inisiatif Stargate yang melibatkan OpenAI dan SoftBank, di mana OpenAI bertindak sebagai pihak pelanggan utama. Berdasarkan laporan, dokumen tersebut dikirimkan kepada pengembang proyek yaitu perusahaan kredit swasta Blue Owl Capital, sebagai langkah hukum untuk mengantisipasi penundaan pembayaran jika fasilitas gagal beroperasi pada 2028.
"Project Jupiter tetap berada di jadwal yang direncanakan, dan kami sepenuhnya berkomitmen serta percaya diri dengan langkah ke depan di New Mexico," ujar Wakil Presiden Oracle Michael Egbert dalam keterangannya, seraya menegaskan bahwa langkah force majeure adalah hal lumrah dalam proyek berskala besar untuk melindungi hak kontraktual.
Kendati demikian, respons pasar terlihat sangat negatif di mana saham Oracle langsung merosot hingga 4 persen dalam sesi perdagangan hari Kamis. Sentimen negatif ini turut menjalar ke berbagai emiten chip global lainnya, menyeret turun harga saham raksasa seperti Nvidia, AMD, dan Micron.
Analis KeyBanc Jackson Ader menilai bahwa posisi keuangan Oracle berada di titik paling rentan dibandingkan para pemain hyperscaler besar lainnya. Pendekatan ekspresif perusahaan dalam mendanai ambisi AI melalui utang besar dikhawatirkan dapat memicu efek domino bagi ekosistem industri secara keseluruhan.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, ketidakpastian ini memperlihatkan risiko struktural ketika jadwal finansial pembangunan pusat data tidak sejalan dengan realita logistik di lapangan. Hal tersebut menguji ketahanan finansial emiten teknologi di tengah masifnya ekspansi infrastruktur AI global.