Kesadaran menjaga kesehatan serta memahami pentingnya jaminan sosial kini mulai disuarakan secara aktif oleh kalangan pelajar di ibu kota. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, pelibatan anak muda dalam menyosialisasikan program kesehatan terbukti jauh lebih efektif karena pendekatan yang digunakan lebih dekat dengan gaya hidup masa kini. Hal tersebut tercermin dari langkah inspiratif yang diambil oleh seorang siswi SMAN 37 Jakarta bernama Liliana Nur Gandi dalam memperkenalkan jaminan kesehatan kepada sesama generasi seusianya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, Liliana sukses menorehkan prestasi membanggakan sebagai Juara 1 Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2026 tingkat Kantor Cabang Jakarta Selatan serta meraih posisi Runner Up Duta Muda BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah IV Tahun 2026. Melalui peran strategis ini, ia memikul tanggung jawab besar untuk menjadi agen perubahan sekaligus jembatan informasi yang kredibel di lingkungan sekolah, berbagai komunitas kreatif, hingga platform media sosial.
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan, Fitria Nurlaila Pulukadang, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan aktif para pelajar dalam menyebarluaskan informasi penting ini. Menurut Fitria, generasi muda memiliki posisi yang sangat krusial dalam memperluas jangkauan edukasi agar manfaat jaminan kesehatan dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat luas. "Duta Muda tidak hanya menjadi representasi BPJS Kesehatan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mampu menyampaikan informasi JKN dengan cara yang dekat dan mudah dipahami oleh generasi muda, baik melalui sekolah, komunitas, maupun media sosial," ujar Fitria di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/9/2026).
Lebih lanjut, awak media mencatat bahwa inisiatif ini tidak sekadar berfokus pada penyampaian regulasi atau informasi administratif belaka, melainkan sebuah gerakan moral untuk menumbuhkan budaya peduli kesehatan sejak usia dini. Fitria juga menegaskan bahwa kelompok usia produktif ini memiliki potensi besar untuk mengajak orang-orang terdekat mereka agar lebih proaktif memanfaatkan fasilitas kesehatan yang disediakan oleh negara. "Generasi muda dapat mengajak keluarga, teman sebaya, hingga lingkungan sekitar untuk mengenal dan memanfaatkan Program JKN secara tepat," tambahnya.
Dalam menjalankan misi sosialnya selama satu tahun ke depan, Liliana memperkenalkan sebuah visi inovatif berbernama LIA yang merupakan singkatan dari Literation, Inspiration, and Aspiration. Konsep terpadu ini dirancang khusus guna mencetak generasi yang tidak hanya melek informasi, tetapi juga mampu menginspirasi serta menyalurkan aspirasi positif terkait jaminan kesehatan. "Bagi saya, menjadi Duta Muda bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi bagaimana informasi tersebut dapat dipahami dan memberikan dampak. Saya ingin menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal JKN dengan cara yang sederhana, kreatif, dan mudah dipahami," ungkap Liliana menutup perbincangan.