Loading
Kabayan News Jakarta Kabayan News Jakarta
/home / berita / Bessent Prediksi Minyak Anjlok Rp 40...
BERITA

Bessent Prediksi Minyak Anjlok Rp 40 Dolar, Imbas Konflik Iran

By Adnan Umar Alghofari • 2 min read • 5 September 2026
Ilustrasi kilang minyak dan grafik pasar keuangan global terkait proyeksi harga minyak dunia

Ilustrasi kilang minyak dan grafik pasar keuangan global terkait proyeksi harga minyak dunia

Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent memproyeksikan harga minyak dunia akan mengalami penurunan drastis hingga menyentuh level 40 dolar per barel begitu konflik dengan Iran usai. Pernyataan mengejutkan ini disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif yang disiarkan pada hari Jumat.

"Kita akan melewati konflik Iran ini, dan saya memperkirakan harga minyak akan turun karena pasar akan mengalami oversupply yang masif setelah situasi mereda," ujar Bessent dalam wawancaranya sebagaimana dikutip dari laporan Bloomberg.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi, lonjakan harga energi akibat ketegangan militer antara AS dan Iran sebelumnya telah mendongkrak harga minyak Brent di atas 95 dolar per barel. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran global terhadap lonjakan inflasi serta mendongkrak imbal hasil obligasi acuan ke level tertinggi sejak tahun 2023.

Menurut analisis awak media, tingginya korelasi antara suku bunga dan harga minyak saat ini menjadi perhatian utama para pelaku pasar keuangan global. Bessent sendiri menegaskan bahwa koreksi harga minyak nantinya akan turut menyeret turun yield obligasi yang sempat mencetak angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Selain membahas pasar energi, Bessent juga menanggapi santai rencana dana kekayaan negara Norwegia yang dikabarkan ingin mengurangi kepemilikan surat utang AS atau US Treasuries. Ia menilai langkah tersebut merupakan strategi wajar investor untuk mengalihkan dana ke aset Amerika Serikat lainnya yang memberikan imbal hasil lebih menarik.

Topics
scott bessent harga minyak konflik iran yield obligasi ekonomi global amerika serikat pasar keuangan
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Adnan adalah jurnalis yang mengkhususkan diri pada isu-isu ekonomi, bisnis, dan keuangan di Jakarta. Lulusan Universitas Padjadjaran (UNPAD), ia menyajikan berita ekonomi yang mudah dipahami namun tetap mendalam. Liputannya mencakup kebijakan fiskal, pasar modal, UMKM, dan perkembangan ekonomi digital di Ibu Kota.