Sebanyak 13 kafilah terbaik asal Jakarta Selatan resmi dilepas untuk bertarung di ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-31 Tahun 2026 yang dihelat di Semarang, Jawa Tengah. Para peserta pilihan ini dipastikan siap memberikan penampilan maksimal setelah melalui serangkaian seleksi serta pembinaan yang ketat di tingkat wilayah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan awak media, keikutsertaan kontingen Jakarta Selatan ini menjadi momen penting untuk membawa nama harum Provinsi DKI Jakarta di kancah nasional. Persiapan yang matang menunjukkan keseriusan para kafilah dalam menghadapi persaingan ketat dari berbagai daerah di Indonesia.
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, secara langsung memberikan dukungan moral serta motivasi mendalam kepada seluruh kafilah yang akan berangkat. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan wadah syiar Islam yang mulia. "Tidak hanya sekadar mengikuti kompetisi Musabaqah Tilawatil Qur'an, tetapi para kafilah akan menjadi duta-duta Al-Qur'an dari Jakarta Selatan, yang membawa nama baik DKI Jakarta, keluarga dan tentu saja menjadi duta untuk memuliakan Al-Qur'an," ujar Syafrin.
Selain aspek teknis pelantunan ayat suci, kondisi fisik dan mental para peserta turut menjadi perhatian utama menjelang keberangkatan ke Semarang. Syafrin mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, stamina, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan akhlak mulia selama kompetisi berlangsung.
Analisis dari tim redaksi menunjukkan bahwa kombinasi antara latihan intensif dan ketahanan mental akan menjadi kunci utama kesuksesan kontingen Jakarta Selatan. Pesan penutup dari Wali Kota agar peserta meluruskan niat dan menyerahkan hasil akhir kepada Sang Pencipta diharapkan mampu menjadi dorongan spiritual yang kuat. "Saya nilai sudah memiliki kemampuan, sudah lengkap, sudah paripurna. Maka untuk mendapatkan hasil maksimal, tiga hal jadi pedoman, niatkan karena Allah, keluarkan semua kemampuan yang sudah didapatkan dan hasilnya serahkan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala," ucapnya.