Tiga Kapal Nelayan Terbakar di Muara Angke, Kerugian Capai Rp 1,5 Miliar

Petugas Gulkarmat saat berjibaku memadamkan kebakaran kapal di dermaga Muara Angke, Jakarta Utara
Petugas Gulkarmat saat berjibaku memadamkan kebakaran kapal di dermaga Muara Angke, Jakarta Utara
Ringkasan: Tiga kapal nelayan di Muara Angke, Penjaringan, hangus terbakar pada Minggu (19/7). Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil mencapai Rp 1,5 miliar.

Kebakaran hebat melanda kawasan dermaga Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (19/7/2026) pagi. Sebanyak tiga unit kapal nelayan hangus terbakar dalam peristiwa ini, dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.

Kronologi Penanganan Kebakaran

Baca Juga

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menerima laporan kejadian pada pukul 08.37 WIB. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran beserta 65 personel langsung diterjunkan ke Jalan Dermaga Ujung Blok Empang untuk memadamkan kobaran api.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono menyatakan petugas tiba di lokasi saat asap hitam pekat sudah membumbung tinggi. Upaya pemadaman awal segera dilakukan pada pukul 08.50 WIB demi mengantisipasi perambatan.

"Kami juga bergerak cepat melokalisir api agar tidak terjadi perambatan ke kapal lain. Penanganan selesai sepenuhnya pada pukul 11.52," terang Budi kepada wartawan.

Penyebab dan Dampak Kejadian

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pihak berwenang, insiden ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Sengatan arus pendek tersebut muncul pada salah satu kapal nelayan yang sedang menjalani proses perbaikan atau docking.

Puji, salah seorang warga setempat menuturkan bahwa api menyebar dengan sangat cepat karena posisi antar-kapal yang saling berdekatan. Warga sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Imbauan Keselamatan untuk Pemilik Kapal

Budi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kebakaran ini. Kendati demikian, ia mengimbau para pemilik kapal dan pekerja di area dermaga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.

"Kami mengimbau para pemilik kapal maupun pekerja di area dermaga agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta memastikan instalasi listrik dan aspek keselamatan dalam kondisi baik," pungkas Budi.