Sebanyak 35 peserta menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar oleh Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 2, Cipayung, Jakarta Timur pada Senin (20/7/2026). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini bertujuan untuk merumuskan standar pelayanan baru guna meningkatkan kualitas hidup warga binaan sosial.
Himpun Masukan dari Berbagai Instansi
Baca Juga
-
Banjir Bonus, 123 Peserta Unjuk Gigi di MTQ Piala Gubernur Jakarta Utara
Sebanyak 123 peserta mengikuti MTQ Piala Gubernur Tingkat Kota Jakarta Utara 2026. Pemkot...
-
Babak Baru Kasus Warga Depok Diteror Tetangga, Polisi Periksa Lima Saksi
Polres Metro Depok mengusut kasus teror tetangga terhadap keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas....
-
BMKG Prakirakan Lima Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
BMKG memprakirakan lima wilayah administrasi DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Senin 20...
-
Brimob Polda Metro Tangkap 3 Begal dan 3 Pembawa Narkoba di Jakut
Brimob Polda Metro Jaya menangkap 3 pelaku begal di Pademangan dan 3 pemuda pembawa tembakau...
Kepala Subbagian Tata Usaha PSBL Harapan Sentosa 2, Festarini, memimpin langsung jalannya forum tersebut. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan saran dan evaluasi dari para pemangku kepentingan demi perbaikan layanan panti ke depan.
"Forum Konsultasi Publik ini sangat diperlukan untuk mendapatkan masukan dan saran dari para pemangku kepentingan. Harapannya, pelayanan kepada warga binaan sosial dapat terus ditingkatkan menjadi lebih baik," ujar Festarini.
Peserta yang hadir berasal dari lintas sektor. Mulai dari Kominfotik DKI Jakarta, perwakilan kecamatan dan kelurahan, akademisi, panti sosial lain, hingga Pusdatin Kesos Dinas Sosial DKI Jakarta.
Empat Poin Penting yang Dibahas
Ada empat pokok bahasan utama dalam forum ini. Pertama, regulasi bagi institusi pendidikan yang akan melakukan praktik. Kedua, kepastian alur dan transparansi bagi kunjungan keluarga agar lebih tertib.
Poin ketiga mengatur proses reunifikasi atau pemulangan warga binaan yang kondisinya sudah stabil agar bisa kembali ke keluarga. "Keempat adalah penyusunan standar pelayanan penerimaan warga binaan yang berasal dari hasil penjangkauan Dinas Sosial DKI Jakarta beserta jajarannya di lapangan," tambah Festarini.
Rawat Ribuan Warga Binaan
Saat ini, PSBL Harapan Sentosa 2 menampung sebanyak 1.209 warga binaan dengan rincian 707 laki-laki dan 502 perempuan. Festarini menegaskan, kerja sama dengan pihak keluarga sangat krusial terutama saat warga binaan gangguan jiwa sudah dinyatakan bisa pulang.
"Pendampingan keluarga sangat penting, terutama untuk memastikan warga binaan mengonsumsi obat secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan. Kepatuhan terhadap pengobatan menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas kondisi kejiwaan mereka," pungkasnya.