Penggalangan dana bertajuk Najib Razak Solidarity Fund yang diinisiasi oleh partai United Malays National Organisation atau UMNO sukses mengumpulkan lebih dari satu juta ringgit Malaysia hanya dalam waktu sekitar satu hari setelah diluncurkan. Berdasarkan laporan media setempat, dana urunan ini bertujuan untuk membantu mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak melunasi denda pengadilan sebesar lima puluh juta ringgit yang menjadi syarat mutlak agar dirinya dapat menjalani sisa masa hukuman melalui tahanan rumah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Namun demikian, inisiatif politik tersebut tidak serta-merta berjalan mulus tanpa hambatan opini publik. Sejumlah pengamat politik menilai bahwa langkah mobilisasi massa ini merupakan strategi UMNO untuk menunjukkan kekuatan mesin partai di tingkat akar rumput sekaligus menguji pengaruh politik mereka di tengah koalisi pemerintahan saat ini. Di sisi lain, kebijakan ini justru memantik gelombang protes serta kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat sipil dan tokoh politik sekutu koalisi Pakatan Harapan.
Gelombang penolakan di ruang digital tampak sangat masif dengan banyaknya warganet yang melancarkan kritik tajam disertai sindirian sarkastik. Sejumlah pengguna media sosial membagikan bukti transfer donasi nominal terkecil senilai satu sen disertai berbagai catatan bernada ejekan yang mengingatkan publik pada sejumlah skandal masa lalu yang melibatkan sang mantan perdana menteri. Kritik tersebut mencerminkan kekecewaan sebagian warga yang merasa keberatan jika masyarakat kelas bawah harus menanggung beban finansial dari permasalahan hukum tokoh politik elite.
Kendati demikian, pihak keluarga dan lingkaran terdekat Najib Razak menyampaikan rasa haru serta apresiasi mendalam atas solidaritas yang diberikan oleh para pendukung setia. Putri Najib, Nooryana Najwa Najib, mengungkapkan bahwa ayahnya merasa sangat tersentuh melihat antusiasme publik yang rela berkorban memberikan dukungan moral maupun materiil. Senada dengan hal tersebut, istri Najib yakni Rosmah Mansor menyebutkan bahwa uluran tangan tersebut tidak hanya datang dari dalam negeri tetapi juga dari simpatisan di luar negeri seperti Brunei, Singapura, hingga Kanada.
Dari sudut pandang regulasi hukum, pakar hukum Malaysia Andrew Khoo menyatakan bahwa aksi penggalangan dana semacam ini secara hukum tidak melanggar aturan spesifik yang berlaku di negara tersebut. Meski demikian, setiap aliran dana besar tetap harus mematuhi regulasi ketat terkait undang-undang pencucian uang dan pengawasan devisa. Hingga kini, pihak UMNO masih belum memberikan keterangan resmi secara terperinci mengenai tata kelola serta mekanisme pengembalian dana apabila target total pengumpulan tersebut tidak tercapai sepenuhnya.