Loading
Bandar Bola Kabayan News Jakarta Bandar Bola Kabayan News Jakarta
/home / berita / Dilema Orang Tua Singapura, Antara...
BERITA

Dilema Orang Tua Singapura, Antara Pendidikan Holistik dan Ambisi Akademik

By Redaksi Kabayan News Jakarta • 2 min read • 25 September 2026
Suasana ruang kelas di sekolah dasar Singapura yang mencerminkan pendekatan pendidikan modern

Suasana ruang kelas di sekolah dasar Singapura yang mencerminkan pendekatan pendidikan modern

Dinamika dunia pendidikan di Singapura kembali menjadi sorotan setelah sebuah riset komprehensif dirilis oleh Institute of Policy Studies (IPS). Berdasarkan laporan yang dipublikasikan pada akhir September 2026 ini, terjadi pergeseran menarik dalam pola pikir para orang tua terhadap tumbuh kembang anak mereka di sekolah.

Dalam laporan tersebut, terungkap bahwa semakin banyak keluarga di Negeri Singa yang mulai merangkul pendekatan pendidikan holistik. Para orang tua kini lebih menghargai lingkungan belajar yang bahagia serta mendukung perkembangan sosial-emosional anak di ruang kelas, alih-alih sekadar mengejar angka atau nilai semata.

Kendati demikian, sinyal-sinyal akademik rupanya belum sepenuhnya ditinggalkan oleh masyarakat. Berdasarkan analisis tim redaksi dari data survei tersebut, faktor penentu tradisional seperti nilai Ujian Nasional atau PSLE, reputasi sekolah, hingga jaringan alumni masih memegang peranan krusial dalam benak sebagian besar wali murid.

"Kami melihat adanya penurunan tingkat kecemasan terkait pekerjaan rumah, namun kekhawatiran tentang potensi maksimal anak justru mengalami peningkatan," ujar Dr Mathew Mathews selaku salah satu peneliti utama dari IPS Social Lab saat memaparkan hasil riset kepada para awak media.

Menariknya lagi, survei ini juga mencatat penurunan persentase orang tua yang merasa sistem pendidikan memberikan tekanan berlebihan pada anak, yakni dari angka 76,3 persen pada dekade lalu menjadi 68.7 persen di tahun 2026. Angka ini mengindikasikan adanya efektivitas dari berbagai reformasi kebijakan yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan setempat dalam menekan beban siswa.

Di sisi lain, pengeluaran untuk bimbingan belajar tambahan atau les privat terpantau masih menjadi salah satu pos anggaran yang diandalkan oleh keluarga. Sebagian besar orang tua berpandangan bahwa investasi ekstra di luar jam sekolah tetap diperlukan agar anak-anak mereka mampu bersaing secara kompetitif di tengah sistem pendidikan yang ketat.

Topics
pendidikan singapura ips study parenting psle sekolah dasar perkembangan anak kebijakan pendidikan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News Jakarta adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas seputar Jakarta dan sekitarnya.