Kawasan wisata Ancol Taman Impian mendadak menjadi pusat perhatian dunia setelah ribuan seniman berkumpul untuk menampilkan pertunjukan kolosal yang megah. Sebanyak 2.713 penari dari 12 negara bahu-membahu menampilkan keindahan seni tradisional dalam balutan nuansa lokal yang kental. Aksi spektakuler ini tidak hanya menyita perhatian pengunjung, tetapi juga sukses menorehkan tinta emas dengan mencatatkan rekor baru di Museum Rekor Dunia Indonesia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan awak media, kemeriahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia International Culture Festival 2026 yang diselenggarakan di Symphony of the Sea, Ancol, Jakarta Utara. Dari analisis tim redaksi, penyelenggaraan festival yang memasuki tahun kelima ini berhasil memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu simpul penting pertunjukan seni global. Dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta berbagai kementerian turut memastikan kesuksesan agenda internasional ini.
Pesona utama dalam festival tersebut tentu saja tertuju pada penampilan massal Tari Semarak Jali Betawi. Ribuan peserta bergerak seirama membawakan tarian khas ibu kota dengan penuh energi. Berdasarkan pantauan di lapangan, keterlibatan 11 negara sahabat seperti Amerika Serikat, Rusia, Polandia, hingga Korea Selatan semakin memberi warna tersendiri dalam perhelatan budaya lintas bangsa ini.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, mengungkapkan bahwa momentum kolaborasi internasional ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Nusantara ke panggung dunia. "Pertemuan para peserta dari berbagai negara ini memperluas ruang pertukaran budaya sekaligus mengenalkan seni lokal kepada masyarakat global," ujarnya sebagaimana dikutip dari laporan resmi.
Melalui pencapaian rekor MURI ini, dunia internasional kembali melirik potensi pariwisata berbasis budaya di Indonesia. Pengamat menilai bahwa konsistensi dalam menggelar festival berskala besar seperti ini mampu mendongkrak daya tarik wisata Jakarta sekaligus melestarikan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.