Pagi hari di Kuala Lumpur dimulai dalam kesunyian bagi Dasuki Johari, seorang pria berusia 58 tahun yang menghabiskan hari-harinya di atas kursi roda bermotor yang juga berfungsi sebagai tempat tidur di sebuah kamar sempit. Tanpa sapaan selamat pagi atau obrolan ringan dengan rekan kerja, ia memulai rutinitas harian dengan menempuh perjalanan selama 10 menit menuju kawasan Jalan Tuanku Abdul Rahman, tepat di seberang pusat perbelanjaan Sogo.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sesampainya di trotoar yang menjadi tempat kerjanya, ia memasang payung di bagian belakang kursi roda, lalu merayap ke atas trotoar untuk merapikan perlengkapan melukisnya yang meliputi kotak amal, pengeras suara portabel, serta papan luncur atau skateboard yang ia fungsikan sebagai meja kerja. Berdasarkan pengamatan awak media, alunan musik rock lambat selalu menemaninya setiap hari untuk membangkitkan "rasa" sebelum ia mulai menggoreskan pensil arang di atas kertas.
Berdasarkan laporan media, kehidupan Dasuki tidak selalu sesepi saat ini karena ia pernah mencatatkan prestasi membanggakan sebagai atlet para-ski air dan berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi Singapura pada ajang World Disabled Water Ski Championships di Australia pada tahun 1995. Namun, ketakutan yang mendalam terhadap pesawat terbang membuat karier olahragawannya terhenti lebih cepat, yang kemudian mendorongnya untuk meninggalkan pekerjaan dan keluarganya demi mencari petualangan baru di Malaysia pada tahun 1998.
Selama hampir tiga dekade merantau di Malaysia, Dasuki harus melalui berbagai pengalaman hidup yang keras, mulai dari berpindah-pindah tempat, tidur di masjid-masjid, hingga bekerja serabutan di pulau Langkawi dan Terengganu sebelum akhirnya menetap di Kuala Lumpur sebagai seorang seniman jalanan. "Saya berbohong jika bilang saya bahagia," ungkapnya menggambarkan perjalanan hidup yang penuh dengan liku-liku, kesendirian, serta kenangan masa lalu yang tertinggal di tanah kelahirannya.