Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan 706 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat pada Senin (20/7/2026). Massa dari kelompok mahasiswa dan aktivis muda dijadwalkan turun ke jalan di dua lokasi berbeda.
Dua Lokasi Aksi Unjuk Rasa
Baca Juga
-
Banjir Bonus, 123 Peserta Unjuk Gigi di MTQ Piala Gubernur Jakarta Utara
Sebanyak 123 peserta mengikuti MTQ Piala Gubernur Tingkat Kota Jakarta Utara 2026. Pemkot...
-
PSBL Harapan Sentosa 2 Godok Standar Pelayanan Baru, Ini 4 Fokus Utamanya
PSBL Harapan Sentosa 2 Cipayung menggelar Forum Konsultasi Publik secara hybrid bersama 35...
-
Apes, Penjaga Warung Sembako di Kembangan Dikecoh Maling Gas Melon
Aksi pencurian tabung gas melon terjadi di sebuah warung sembako di Meruya Utara, Kembangan,...
-
Babak Baru Kasus Warga Depok Diteror Tetangga, Polisi Periksa Lima Saksi
Polres Metro Depok mengusut kasus teror tetangga terhadap keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas....
Aksi demonstrasi kali ini digelar oleh Jaringan Aktivis Muda Indonesia dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menyebut titik aksi berlokasi di kawasan Gambir dan Sawah Besar.
"Unjuk Rasa dari Jaringan Aktivis Muda Indonesia rencana dilakukan pukul 11.00 WIB di sekitaran kantor OJK," kata Iptu Erlyn Sumantri. Sementara itu, aksi kedua oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa akan berlangsung di kawasan Gambir pada pukul 15.00 WIB.
Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara fleksibel atau situasional di sekitar lokasi demonstrasi. Skema pengalihan arus kendaraan akan disesuaikan dengan dinamika jumlah massa dan kondisi riil di lapangan.
Erlyn mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan rute perjalanan sebelum melintas di kawasan tersebut guna menghindari kepadatan kendaraan. "Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," tutur Erlyn.