Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku usaha lokal menembus kancah internasional. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM), berbagai produk serta potensi unggulan ibu kota resmi diboyong ke Guangzhou, China.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, keikutsertaan tersebut diwujudkan lewat partisipasi dalam Paviliun Indonesia pada ajang China International Small and Medium Enterprises Fair (CISMEF) 2026. Langkah ini dinilai sebagai strategi konkret untuk memperkenalkan produk lokal Jakarta kepada para pembeli, investor, serta mitra usaha mancanegara.
Kepala Dinas PPKUKM Pemprov DKI Jakarta, Elizabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa kehadiran ibu kota di ajang bergengsi ini mengusung misi besar sebagai representasi kota global. "Sebagai kota global di Indonesia, kehadiran Jakarta di CISMEF bukan hanya sebagai peserta pameran, tetapi juga sebagai representasi kota yang terus membangun masa depannya melalui tiga fondasi utama, yaitu manusia, kepercayaan, dan investasi," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).
Dari analisis awak media, langkah strategis ini membuka peluang emas bagi pelaku UMKM di Jakarta untuk memperluas jaringan bisnis mereka di Tiongkok. Terlebih lagi, Indonesia tahun ini hadir sebagai Co-host Country dalam perhelatan CISMEF 2026 yang berlangsung di Area D, China Import and Export Fair Complex, Guangzhou.
Melalui jenama ChooseJakarta, berbagai produk lokal berkualitas, potensi daerah, hingga peluang investasi dipamerkan secara luas kepada publik internasional. Elizabeth menegaskan bahwa momentum ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem UMKM secara menyeluruh agar mampu bersaing di pasar global yang lebih luas.
"Melalui ChooseJakarta yang turut hadir di Paviliun Indonesia, kami ingin memperkenalkan produk-produk unggulan Jakarta di panggung internasional, khususnya kepada pasar Tiongkok," ungkapnya. Dukungan penuh juga turut disampaikan oleh Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, yang menekankan pentingnya menjaga kualitas produk demi mempertahankan daya saing di tingkat dunia.