Polres Metro Depok bergerak cepat mengusut kasus dugaan perusakan rumah warga akibat teror tetangga di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap pria terduga pelaku pada Senin (20/7/2026) hari ini.
Surat Panggilan Sudah Dikirim
Baca Juga
-
Banjir Bonus, 123 Peserta Unjuk Gigi di MTQ Piala Gubernur Jakarta Utara
Sebanyak 123 peserta mengikuti MTQ Piala Gubernur Tingkat Kota Jakarta Utara 2026. Pemkot...
-
PSBL Harapan Sentosa 2 Godok Standar Pelayanan Baru, Ini 4 Fokus Utamanya
PSBL Harapan Sentosa 2 Cipayung menggelar Forum Konsultasi Publik secara hybrid bersama 35...
-
Babak Baru Kasus Warga Depok Diteror Tetangga, Polisi Periksa Lima Saksi
Polres Metro Depok mengusut kasus teror tetangga terhadap keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas....
-
BMKG Prakirakan Lima Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
BMKG memprakirakan lima wilayah administrasi DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Senin 20...
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra menyatakan bahwa surat panggilan pemeriksaan telah dilayangkan kepada terlapor. Pihak kepolisian menjadwalkan pengambilan keterangan dari terduga pelaku hari ini.
"Untuk terlapor sudah dikirimkan surat panggilan untuk diambil keterangan dijadwalkan besok (hari ini) Senin tanggal 20 Juli 2026," ujar Hendra kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Korban dan Lima Saksi Telah Diperiksa
Sebelum memanggil terlapor, polisi sudah lebih dulu memeriksa pihak pelapor atau korban. Tidak hanya korban, lima orang saksi yang mengetahui aksi teror tersebut juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.
"Pelapor sudah diambil keterangan berikut 5 orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut," kata Hendra. Dia menambahkan bahwa korban resmi membuat laporan polisi pada Rabu, 15 Juli 2026, lalu. Polisi juga telah melakukan cek TKP dan mengumpulkan barang bukti.
Teror Viral di Medsos Hingga Korban Niat Jual Rumah
Kasus ini menjadi sorotan setelah video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku viral di media sosial. Korban yang diketahui bernama Azis Suraji beserta keluarganya bahkan berniat menjual rumah mereka karena tidak tahan dengan teror tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak pelaku mondar-mandir menggunakan sepeda motor lalu melemparkan helm ke rumah Azis. Di hari lain, pelaku juga terekam membuang sampah ke halaman korban hingga memicu keributan dengan warga sekitar.
Diancam Golok dan Alami Gangguan Verbal
Anak Azis, Novita (29), membeberkan bahwa ulah tetangganya itu sudah keterlaluan. Aksi terbaru terjadi pada Rabu (15/7) ketika pelaku merusak pagar rumah mereka dengan cara ditendang.
Novita mengungkap aksi teror ini bukan yang pertama kali terjadi. Keluarganya bahkan pernah diancam menggunakan senjata tajam jenis golok saat momen Lebaran lalu, di samping gangguan verbal yang mereka terima hampir setiap hari.
"Sampai pas Lebaran aja pernah kita dibawain golok. Keluarga lagi pada kumpul di rumah, dibawain golok. Banyak saksi hidup, keluarga saya masih pada hidup. Sayangnya belum ada CCTV. Kalau untuk verbal itu hampir setiap hari," tutur Novita.