Wacana penyesuaian tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mendadak menjadi sorotan publik setelah muncul usulan kenaikan harga tiket bagi pengunjung dewasa. Berdasarkan laporan yang dihimpun, usulan tersebut mencuat dari DPRD DKI Jakarta agar tarif tiket masuk dinaikkan hingga mencapai kisaran Rp10.000.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan respons terbuka namun tetap berhati-hati. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini usulan resmi mengenai kenaikan tarif tersebut belum sampai ke meja kerjanya, sehingga belum ada keputusan final yang diambil.
Kendati belum menerima proposal resmi, Pramono tidak menampik bahwa harga tiket masuk Ragunan saat ini terbilang sangat murah jika dibandingkan dengan kebun binatang lain, khususnya yang berada di ibu kota negara lain. Saat ini, pengunjung dewasa hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp4.000 dan anak-anak Rp3.000 untuk menikmati destinasi wisata tersebut.
"Kebetulan usulannya belum sampai di saya. Tetapi saya akan mempertimbangkan kalaupun ada penyesuaian jangan kemudian memberatkan bagi pengunjung," ucap Pramono saat ditemui di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).
Lebih lanjut, dari analisis awak media, sikap yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Jakarta ini mencerminkan dilema antara upaya optimalisasi pendapatan daerah dan komitmen menjaga ruang rekreasi publik yang terjangkau. Pramono menegaskan bahwa dirinya sejauh ini masih condong untuk mempertahankan tarif yang ramah di kantong masyarakat.
"Tapi memang Ragunan itu dibandingkan dengan kebun-kebun binatang di mana saja, terutama di ibu kota negara, itu terlalu murah banget. Saya termasuk yang kemudian masih mempertahankan murah," tambahnya menegaskan pendiriannya.
Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya menjadi pihak yang mengusulkan adanya penyesuaian tarif masuk Ragunan. Usulan itu mengarahkan agar tiket pengunjung dewasa yang mulanya Rp4.000 dapat disesuaikan hingga menyentuh angka Rp10.000. Publik kini masih menanti kebijakan final dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kepastian harga tiket tersebut.