Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, mengungkapkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusung ambisi besar dalam menghadapi kontestasi politik Pemilu 2029 mendatang. Menurutnya, orientasi perjuangan partai berlogo mawar tersebut sudah melampaui sekadar lolos ke parlemen Senayan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, pernyataan tersebut disampaikan Jokowi di hadapan para kader dalam acara Rapat Koordinasi Daerah DPD PSI Kota Kupang. Ia menilai bahwa pencapaian elektoral partai membutuhkan kerja keras yang konsisten serta strategi taktis dari seluruh elemen pengurus.
"Target kita bukan hanya target masuk Senayan. Tapi ada target besar yang pingin kita capai. Tapi nggak usah disampaikan di sini," ujar Jokowi di hadapan ratusan kader yang memadati ruang pertemuan tersebut.
Analisis dari pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa kehadiran Jokowi di berbagai daerah terbukti mendongkrak moril kader secara signifikan. Antusiasme massa di lokasi acara dinilai menjadi indikator positif atas menguatnya penetrasi politik partai di wilayah Indonesia Timur.
Dalam arahannya, Jokowi juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Ia menginstruksikan agar kepengurusan partai dibentuk secara menyeluruh mulai dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah hingga jajaran kepengurusan desa.
"Yang saya targetkan, dari DPRD sampai kepengurusan desa terbentuk dan inilah kekuatan besar Partai Gajah," tegas mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut saat memberikan motivasi kepada para pengurus daerah.
Lebih lanjut, pengamat politik menilai tren kenaikan kursi legislatif PSI di Nusa Tenggara Timur menjadi modal berharga. Tercatat perolehan kursi DPRD di wilayah tersebut melonjak dari 11 kursi pada 2019 menjadi 34 kursi pada Pemilu 2024.
Mengutip laporan dari daerah setempat, pertumbuhan kekuatan PSI juga ditandai dengan hadirnya kader yang menduduki posisi kepala daerah. Kondisi ini membuat Jokowi semakin optimistis bahwa NTT akan bertransformasi menjadi basis suara yang solid bagi partai.
"Untuk tahun 2029 saya mungkin tidak bisa menghitung lagi. Kalau melihat antusiasme masyarakat seperti yang saya rasakan kemarin sore dan tadi pagi, kita lihat saja nanti. Tetapi saya meyakini NTT benar-benar akan menjadi panggung gajah," pungkasnya menutup pemaparan.